Friday, March 26, 2010

Model Pembelajaran PAKEM

Pembelajaran PAKEM

Model pembelajaran agama disekolah yang masih jauh dari mapan atau kurang inovatif dapat ditinjau dari kualitas pengajaran yang masih secara manual, dan inilah salah satu aspek pengkajian yang membutuhkan perubahan dan kemudian dikembangkan dengan metode pengajaran aktif, efektif dan menyenangkan (pakem). Disinilah peran penting guru agama untuk ikut mengenalkan sekaligus sebagai pelaku pengupayaan pengenalan pembelajaran melalui pengajaran yang mudah diterima oleh peserta didik. Pembelajaran aktif, kreatif, efektif atau yang disingkat dengan pakem merupakan salah satu metode pembelajaran yang bisa diterapkan oleh para guru baik ditingkat sekolah dasar maupun menengah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dra. Akif Khilmiyah. M.Ag. (Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam UMY) dalam materinya pada acara Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Agama, dalam rangka pembekalan mahasiswa ekstensi PAI FAI UMY, yang diadakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FAI UMY), Senin (20/08) di Kampus Terpadu UMY Kasihan, Bantul. Pelatihan ini mengambil tema “meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi uji sertifikasi”.
Pembelajaran yang aktif, ungkap Akif merupakan proses pembelajaran dimana seorang guru harus dapat menciptakan suasana yang sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan dan juga mengemukakan gagasannya. Keaktifan siswa ini sangat penting untuk membentuk generasi yang kreatif, yang mampu menghasilkan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan juga orang lain. Sedangkan proses pembelajaran yang menyenangkan, Akif mengatakan bahwa hal ini berkaitan erat dengan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa dapat memusatkan perhatianya secara penuh pada belajarnya. Hal ini membutuhkan kreatifitas guru untuk dapat menghidupkan suasana belajar mengajar sehingga menjadi tidak membosankan bagi para siswanya. “Keadaan yang aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif, yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai oleh para siswa, sebab pembelajaran memiliki sejumlah tujuan yang harus dicapai”katanya.

Masih menurut Akif, pembelajaran ini akan dapat dicapai dengan mengembangkan kemampuan berfikir kritis, kreatif dengan kemampuan untuk dapat memecahkan masalah. Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik, memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar bagi para siswa serta memberikan umpan balik yang baik antara siswa dan gurunya, untuk dapat meningkatkan kegiatan belajar. Selain itu, para guru juga diharapkan dapat membedakan antara aktif fisik dan aktik mental para siswanya. Banyak guru yag sudah puas ketika melihat siswanya sibuk bekerja, namun terkadang siswa tersebut tidak aktif mental, atau takut dalam bertanya dan juga mengemukakan gagasannya. “Oleh karena itu, guru hendakmya menghilangkan penyebab rasa takut dan berupaya untuk dapat meningkatkan mental para siswa dalam proses pembelajarannya”tambah Akif.

Disisi lain, disamping pentingnya pengetahuan metode pakem, Akif juga mengatakan bahwa pengasahan kemampuan dalam bidang penelitian (reseach) pendidikan keagamaan tidak boleh dikesampingkan. Oleh sebab itu informasi serta strategi jitu dalam mengelola penelitian menjadi hal yang penting sebagai bahan pengembangan diri bagi guru agama Islam. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Minggu (19/08) hingga Selasa (21/08), dan diikuti oleh sejumlah guru dan mahasiswa ekstensi PAI FAI UMY. Pada hari Minggu, pelatihan ini diikuti oleh para guru SD se Kabupaten Sleman, sedanngkan untuk hari kedua dan ketiga peserta pelatihan merupakan para guru SD, SMP maupun SMA Muhammadiyah yang ada di Kecamatan Kasihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru agama dalam menggunakan variasi metodologi pengajaran yang aktif, efektif dan menyenangkan serta mengembangkan kemampuan penelitian bidang studi keagamaan. Program ini, ungkap Akif diharapkan dapat membantu guru agama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah agar lebih efektif bagi pembinaan pengetahuan iptek serta peningkatan kemampuan dan kreativitas dalam penyertaanya terhadap pengetahuan imtaq siswa. Selain itu juga diharapkan dapat memberikan informasi dan solusi dibidang penelitian bidang studi keagamaan pada guru agama Islam.

Referensi: http://indramunawar.blogspot.com/2008/02/pembelajaran-pakem-tingkatkan-kualitas.html

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 Mathedu Unila is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot